Minggu, 12 September 2021

STRUKTUR VIRUS

 


Virus merupakan vartikel yang sangat kecil. Virus disebut juga sebagai sebagai makhluk hidup metaorganisme, yaitu bentuk peralihan antara makhluk hidup dan tak hidup. Virus merupakan makhluk peralihan karena virus dapat dikeristalkan seperti makhluk tak hidup dan tidak berbentuk sel tetapi mengandung DNA atau RNA dan dapat berkembangbiak sepeerti makhluk hidup. Virus tidak mempunyai kempuan untuk memperbanyak diri tanpa bantuan ianngnya.



A.    Ciri-ciri virus

1.      Struktur tubuh virus

Virus memiliki bentuk yang bervariasi, ada yang berbentuk oval , selinder, polihedral, dan kompleks. Virus berbentuk kompleks misalnya bakteriofag , yaitu jenis virus yang menginfeksi bakteri. Bentuk virus yang kompleks terdiri dari kepala , ekor, dan serabut ekor

Kepala virus beerbentuk poliedral , didalamnya mengandung inti ( asam nukleat) . ekor berupa selubung memanjang (tubuh) dar kepala, sebagai alat menginfksi .

Serabut-serabut ekor yang tubuh pada bagian ujung ekor virus , sebagai penerima ransangan. Tubuh virus terutama tersususn atas aasam nukleat yang diselubungi oleh kapsid.

a.      Asam nukleat

Bebrapa jenis virus menggunakan DNA sebagai bahan ginetiknya tetapi sebagian besar jnis viru smneggunakan asam RNA. 

Berdasarkan asam nukletanya virus terbagi dua yaitu DNA dan RNA.

1). Virus DNA

2). VIRUS RNA

b. kapsid

      kapsid adalah selubung yang membungkus asam nukleat DNA /RNA sehingga disebut nukleokapsid. Kapsid tersusun atas subyunit pritein yang disebut kapsomer.

Ada 3 fungsi kapsid yaitu:

1.      Memberikan tempat perlekatan yang memungkinkan virion dapat melekat pada sel inang.

2.      Memberi bentuk pada verion

3.      Membungkus dan melindungi asam nukleat agar tidak tercerna ole enzim.

2.      Reproduksi virus

Virus memiliki struktur tubuh yang sangat sederhana dan tidak memilki perangkat untuk melkukan reproduksi sendiri. Virus berreproduksi dengan cara rplikasi. Reproduksi virus dibedakan menjadi dua yaitu siklus litik dna siklus lisogenik.

a.       Siklus ltik

Lisis adalah Siklus litik diahiri dengan pecahnya sel inang unutk melepaskan fag-fag baru .

Virus virulen adlah virus yang dapat menyebabkan  pecahnya sel inang .

Tahap dalam siklus litik yaitu:

1.      Tahap adsorpsi yaitu ekor virus menempel pada  sel bakteri

2.      Tahap injeksi yaitu, terjadi injeksi DNA viruskedalaam selbakteri

3.      Tahap sintesis, yaitu tahap diinjeksikan mengandung enzimelisozim dan menghancurkan DNA bakteri sehingga DNA virus akan mengambil alih kehidupan. Selanjutnya DNAA Virus mereplikasi diri dan melakkan sintesis protein dari robosom bakteri yag akandiubah menjadi bagia kapsid sepeerti kepala, ekor dan serabut ekor.

4.      Tahap perakitan, merupakan perakitan kepala, leher dan ekor menjadi kapsid yang utuh

5.      Tahap lepasnya fag ( lisis).

b.      Siklus lisogenik

1.      Tahap adsopsi sama dengan litik

2.      Tahap penggabungan, penggabungan DNA bakteri dan DNA virus.

3.      Tahap pembelahan tahap sinteis

4.      Tahap perakitan

5.      Dan tahap peelepasan virus.

 


Saoal latihan

1.       Sebutkan ciri-ciri virus

2.       Sebutkan fungsi dari kapsid

3.       Jelaskan proses reproduksi virus secara litik dan siklus lisogenik

 

 

Selamat mengerjakan

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah mengunjungi blog ini semoga bermanfaat

perpisahan kelas ix