Melalui ruang belajar online ini, kita akan bersama-sama mempelajari salah satu konsep Abstrak dalam IPA, yaitu mengenai susunan atom suatu zat pada ketiga fase (wujud), yaitu padat, cair dan gas. Mengingat sulitnya mempelajari konsep tersebut menggunakan benda nyata, maka kita akan mengkajinya menggunakan perangkat lunak
Senin, 30 Agustus 2021
tife hewan oriental
Senin, 16 Agustus 2021
KEANEKA RAGAMAN HAYATI
A. Konsep keanekaragaman Gen, Jenis dan Ekosistem
1.
Keanekaragaman
tingkat Gen
Gen
merupakan materi dalam kromosom makhluk hidup yang mengendalikan sifat
organisme. Keaneka ragaman gen menebabkan variasi antarindividu sejenis.
Keanekaragamangen
dapat terjadi disebabkan karena adanya perkawinan aantara dua individu yang
sejenis. Ketika terjadi perkawinan natara individu yang sejenis, sifat-sifat
dari dua organisme tersebut akan
diturunkan pada keturunanya, akan tetapi hsi keturunnya tidak akan sama persis dengan salah satu
induknya atau keturunanlainnya karean terjadi penggabungan genotif daridua
induk yang daapat menyebabklan perbedaan susunan gen antar anak dan induknya .
Prbedaan
susunan gen terseut akan menghasilkan variasi pada suatu spesies. Variasi
–variasi pada setiap spesies tersebut mnegasilkan keanekaragaman pada tingkat gen.
Contohnya variasi padi IR, sedane, pb, rojolele dan kapuas. Ini semua merupakan
contoh keanekaragaman yang terjadi pada tigakat gen.
2. Keanekaragaman tingkat jenis ( spesies)
Keankaragaman tingkat
jeis adalah segala perbedaan yang ditemui pada akhluk hidup antar jeis atau
antarspsies.
Contoh keaneka
ragamantingkat jenis yaitu varisi kucing, harimau dan singa.ketiganya merupakan
kelompok kucing . akan ttapi ketiganya memiliki perbedaan fisik, tingkkah laku
dan habitat
3. Keanekaragamantingkat ekosistem
Keanekaragamanekosistem
adalah sehgala pebedanyang terdapat antarekosistem. Ekosistem merupakan
intraksi atau timbala balik antara makhluk hidup denganlingkungannya. Kehidupan
organisme bergantung pada keadaan lingkungan temapt tingganya. Jenis pola
makanan , caa hidup bahkan struktur organisme dipengarhi olehkondisis
lingkungannya.
Sehingga perbedaan
lingkungan tpat tinggal dapat mempengaruhi keanekaragaman tingkat ekosistem.
Hutan hujan tropis, hutan gugur, padang rumput, gurun pasirdan danau merupakan
contoh bentuk kesneksrgaman kosistem.
B. Keanekaragaman hayatidi indonesia
Indonesia
merupaan kepulauan terbsar didunia,secara astronomis indonesia terletak pada 6
drajat LU-11 drajat LS dan 95 derajat BT-141 drajat BT, Sehinggaindonesia
berada di iklimtropis. Indonesia terletak antara dua gunung yaitu gung sirkum
pasifik dan sikum mediterania. Sehingga indonesia banyak dikelilingi olehgunung
berapi.
Keunikan
keaneka ragaman di indonesia yaitu
1. Keanekaragaman flora ( keanekaragaman tumbuhan)
Di indonesia memiliki
tengkat keanekaragaman tumbuhan tertiggi didunia yatu 25.000 jenis tumbuhanyang
kita miliki. Hutan tropis di indonesia ada di pulau jawa, suamtra dan
kalimanatan. Diindonesia kita memiliki tanamna endemik, tanaman endemik adalah
tanaman yang tidak ditemukan di daerah lain.
Bebrapatanaman endemik
di indonesia yaitu
a. Bunga Reflesia adalah ada di sumatra barat
b. Bungabangkai ada di
sumatra
c. kayu ramin terdapat
di sumatra, kalimantan dam maluku
d. rotan dan meranti
ada fi hutan kalimantan
e.kepuh ada dipualau
jawa
2.
keanekaragaman fauna (kanekaragaman hewan)
a.
tipe hewan oriental
b.
tepe hewanaustralia
c.
tipe hewan peralaihan
soal latihan
1. Apa penyebab terjadinya keanekargaman tingkat gen, jenis dan ekosistem
2. Sebutkan keanekaragaman plora di indonesia
3. Sebutkan keanekaragaman fauna di indonesia
Selamt mengerjakan
C.
Keunikan hujan
tropis di indonesia
Bebrapa
fungsi ekosistem ini diantaranya:
1. Sebagai
habitat asli bagi plora danfauna
2. Mnstabilkan
iklim di dunia melalui penyerapan CO2 dari lapisan atmosfer
3. Menjaga
keseimabngan ekosistem dari penyebab banjir , kekeringan dan erosi tanah.
4. Sebagai
sumber dariobat-obatan dan makanan
5. Sebagai
sumber kehidupan manusia suku pedalaman
Keunikan hutan hujan tropis psisir dan
laut di indonesia yaitu:
1. Hutan
hujsntropis di kslimsntn mmemiliki 40.000 spesies tumbuhan yang merupakan hutan
terbanya spesiessnya di dunia
2. Keunikan
hujan tropis pesisir di indonesia teletak pada kekayaan spesies yang ada di
indonesia sehingga kita harus menjaga kelastarian hutan.
D.
Pemanfaatan
keanekaragaman hayati di indonesia
Ada
bebrapa bidang keanekaragaman d indonesia yaitu:
1. Bahan
sandang = dissntsrsnys kspsd, pisang abakaa, ulat sutra dan biri-biri
2. Baan
pangan = sayuran sepertibuncis, kangkung, sawi dan bayam. Buah-buahan seperti
mangga , apel, anggur dan jeruk. Lauk pauk seperti ayam, ikan, sapi, dan udang.
3. Bahan
banguanan = sengon,mahon, bambu, dana kayu jati
4. Bahan
obat-obatan = jahe, adas, temu lawak, ginseng, teu giring, sirih, dan kumis
kucing
5. Plasma
nuffah
E.
Upaya
pelstarian keanekaragaman hayati di indonesia
1. Perlindungan alam
a. Pelstarian secara insitu
Yaitu pelestarian yang dilakukan
diahabitat aslinya. Seperti badak jawa bercul, banteng jawa, macan kumbang dan
rusa.
b. Pelestraian secara eksitu
Yaitu pelestarian suatu spesies makhluk
hidup diluar habitat aslinya untuk dikonservasi dan dilestarikan ynag dilakuan
terhadap hewan langka dan hampir punah, seperti elang jawa, orang utan, .
2. Perlindungan margastwa
Pelindungan margasatwa dapat dilakukan
dengan berbagai macam cara yaitu:
a. Membuat
undang-undang
b. Mengisolasi
hewantertentu yang haampir puanah
c. Hewan
yag langka dan hapir puanah di amanan di suatu tempat yang bisa berkembang biak
d. Mengambil
dan menetaskan hwan laludibiakan
Soal latihan
1.
Sebutkan hewan
di indonesai yang termasuk hewan orintal
2.
Apa yag kamu
ketahui tentang plestarian insitu dan eksitu
3.
Sebutkan
pemanfaatan keanekaragaman hayati
4.
Bagaimana cara
melindungi margastwa yang hampir punah
Selamat mengerjakan
F. Klasifikasi makhluk hidup
Klasifikasi
merupakan suatu kegiatan menempatkan atau mengelompokan sesauatu berdasarkan
pada ciri tertentu.
1. Tujuan
dan manfaat klasifikasi makhluk hidup
a. Mengelompokan
makhluk hidup sesuai dengan persamaan ciri-cirinya
b. Mendiskripsikan
ciri-cirimakhluk hidup untuk membedakan dengan makhluk hidup yang lainnya
sehingga mudah untuk dikenal
c. Untukmemberi
nama mahkluk hidup yang belum diketahui namanya.
Adapun manfaat dilakukannya
klasifikasi mahkluk hidup yaitu agar:
a. Memuahlan
dalam mempelajari makhluk hidup yang sangat beranekaragam
b. Mengetahui
hubungan kekerabatan antar makhluk hidup satu dengan yang lainnya.
2. Dasar
klasifikasi makhluk hiudup
a. Klasifikasi
berdasarkan struktur morfologi dan antami
b. Klasifikasi
berdasarkan siri biokimia
c. Klasifikasi
berdasrkan manfaat
3. Sistem
klasifiaksi makhluk hidup
a. Klasifikasi
sistem alami
b. Klasifikasi
sistem buatan
c. Klasifikasi
sistem filogenetik
Kunci determinasi
Kunci klasifiasi yang
dipakai adalah kunci dikotomis. Kunci
dikotomis adalah kunci yang menggunakan ciri taksonomi yang salinfg berlawanan.
4. Kladogram
Soal
latihan
1. Sebutkna
Tujuan dan manfaat klasifikasi makhluk hidup
2. manfaat
dilakukannya klasifikasi mahkluk hidup yaitu
3. Dasar
klasifikasi makhluk hiudup
Selamat
mengerjakan
TATA NAMA MAKHLUK HIDUP
Makhluk
hidupmemiliki tingkat takson, jumlah anggotanya akan semakin banyak. Semakin
rendah tingkat taksonnya, jumlah anggotanya semakin sedikit.
Urutan
takson dari yang paling tinggike yang paling rendah adalah:
1. Kingdom
2. Fhilum
atau devisi
3. Kelas
4. Ordo
5. Famili
6. Genus
7. Spesies
untuk
memudahkan penamaan makhluk hidup agar diperoleh kesamaan nama suatu organisme diselurhdunia.
Binomial nomenclatru adalah pemberian nama dengan dua nama atau disebut denga
tata nama ganda. Yaitu selalu menggunakan dua kata nama genus dan spesies. Pencipta binomial
nomenclatu radalah Caralous Linnaeus
aturan
penulisan nama jenis ( spesiaes) menurut binomial nomenclatur adalaah:
a. Nama
suatu spesies terdiri atas dua kata,
kata pertama merupakan genus kata kedua spesies
b. Huruf
pertama nama genus ditulis dengan huruf besardan huruf kedua pada spesies
ditulis dengan huruf kecil.
c. Nama
spesies dilatinkan contoh Carica papaya ( pepaya)
d. Nama
spesies dicetak miring, digaris bawah atau dicetak dengan huruf berbeda dengan
dengan teks lain.
e. Jika
lebih dari dua suku kata maka dihubungkan dan diberi kaliamt penghubung.
f. Nama
spesies juga mencantumkan nama pemberi nama spesies contohnya Zea mays L, L
adalah singkatan dari nama Linnaeus
Latihan:
1. Apakah
manfaat dilakukannya klasifikas makhluk hidup
2. Apa
yang kamu ketahuitentang binomial nomenclatur
3. Sebutkan
tata cara penulisan nama ilmiah menurun binomial nomenclatur
4. Urutkan
kingdom dari yang tertinggik ke yang terendah
Selamt
menegrjakan
GERAK PADA MAKHLUK HIDUP OTOT
Otot juga merupakan alat gerak aktif karena ootot juga dapat berkontraksi. Otot memiliki tiga ciri, yaitu kontraktibiitas yang merupakan kemampuan otot unuk memendek dari ukuran semula. Ekstentibilitas yang merupakan emampuan otot untuk memanjang ke ukuran semmula. Berdasrksn bentuk dan cara kerjanya, otot dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu otot polos,otot lurik dan otot jantung.
Sifat kerja otot dapat dibedakan menjadi dua yaitu antagonis dan sinergis. Fungsi otot aadlah sebagai alat gerak aktif dan sebagai pelindung organ dan sebagai penyusus organ. Ksehatan sistem gerak pada manusia perlu dijaga dengan mengkonsumsi makanan bergizi, berolahraga , cukup istirahat, dan melakukan sikap tubuh yang benar.
1. OTOT LURIK
Ciri-ciri otot lurik yaitu memiliki garis gelap dan terang, sel-sel otot lurik berbentuk silendris , banyak inti ditepi , cara kerja otot lutik bekerja secara sadar, ada di rangak seperti paha dan lengan.
2. Otot polos
Ciri-ciri otot polos adlaah sebagai berikut: ujung kedua otot runcing, inti otot polos ada di tengah.bekerja secara tidak sadar lambat dan tidak cepat lelah, ada di pencernaan, alat eksekresi dan pembuluh darah
3. Otot jantung
Ciri-cirinya berinti banyak ditengah, terletak dijantung dan berbentuk serabut lurik bercabang dan berada dijantung , bekerja secara tidak sadar.
Gangguan dan kelainan tulang:
1. Skoliosis yaitu kondisis tulang belakang bagian punggung membengkok ke kekiri atau kekanan.
2. Lordosis adalah kondidsi tulang belakang yang membengkok ke depan
3. Kifosis adalah kondisis tulang membengkok kebelakang
4. Fraktura adala patah tulang
5. Osteoporosis adalah merapuhnya tulang
6. Rakitis adalah kekurangan vitamin D sehingga kaki berbentuk x dan o
Gangguan dan kelainan pada sendi :
1. Artitis eksudatif adalah radang atau iritasi pada sendi yang mentbabkan bernanah
2. Atritis sika adalah kekeringan pada cairan sendi
3. Dislokasi adalah bergesesrnnya sendi
4. Terkilir
5. Ankilosis adalah persendian seolah-olah mnyatu sehingga tidak bisa digerakn
Gangguan dan kelainan pada otot:
1. Atropi adalah mengecilnya otot
2. Hipertropi adalah membesarnya otot
3. Kram
4. Tetanus
Upaya menjaga kesehatan otot yaitu dengan cara menkonsumsi mkana yang cukup gizi dan trutama protein, kalsium dan vitamin D , melakukan olah raga yang cukup , dudkuk dengan posisi yang bnar cukup istirahat.
Soal latihan topic 2 :
1. Gamabarkan otot polos, otot luri dan otot jantung,
2. Senutkan ciri dari otot polos .lurik dan jantung
3. Sebutkan kelainnan pada tulang, sendi dan otot
Buku refrensi erlangga
materi lengkapnya dapat di lihat pada link berikut ; https://bit.ly/3802Wq1
Selamat mengerjakan
Senin, 09 Agustus 2021
soal klas x biologi
PRAKTIKUM. sistem gerak fan otot .mts . 9 agustus 2021
Minggu, 08 Agustus 2021
Materi Senin 9 Agustus 2021
SISTEM GERAK PADA MANUSIA https://bit.ly/3fJyTaa
Metabolisme Sell https://bit.ly/37uQmyt
Keaneka Ragaman Hayati https://bit.ly/3fKRjYd
Sistem Pernapasan Pada Manusia https://bit.ly/3fE8U3Z
Rabu, 04 Agustus 2021
BAB II. METABOLISME SEL. KLS XII MIPA.TGL 4 AGST 2021
Senin, 02 Agustus 2021
SISTEM GERAK MANUSIA
Sistem gerak pada manusia atau yang
dalam bahasa medis disebut juga sebagai sistem muskuloskeletal,
terdiri dari tulang, otot, sendi, serta organ-organ lain seperti ligamen dan
tulang rawan. Organ-organ yang termasuk ke dalam sistem ini,
akan bekerja sama untuk melakukan berbagai fungsinya dengan baik.
Seluk-Beluk Sistem Gerak Pada Manusia
– Gramedia Literasi – Bergerak sebagai salah satu ciri mahluk hidup.Sistem
gerak pada manusia atau yang dalam bahasa medis disebut juga sebagai sistem
muskuloskeletal, terdiri dari tulang, otot, sendi, serta organ-organ lain
seperti ligamen dan tulang rawan.
Organ-organ yang termasuk ke dalam
sistem ini, akan bekerja sama untuk melakukan berbagai fungsinya dengan baik.
Sementara itu, untuk mendukung berat yang dipikul oleh tubuh, tulang akan
bekerjasama dengan otot. Berikut ini bagian-bagian yang berperan dalam sistem
gerak manusia. Apa sajakah itu? Check these out!
Sistem gerak merupakan kesatuan di
tubuh manusia yang membuat manusia biasa bergerak seperti yang dikehendaki.
Sistem gerak manusia terdiri dari
1. tulang,
2. persendian
3. otot
Kerangka tubuh
manusia terletak di dalam tubuh ditutupi oleh kulit dan daging sehingga disebut
rangka dalam.Rangka berfungsi untuk menunjang tubuh dan memberi bentuk tubuh,
sebagai tempat melekatnya otot-otot rangka. Rangka juga mempunyai fungsi
sebagai alat gerak pasif dan pelindung bagian tubuh yang
lunak.
Rongga tulang pada rangka manusia
yang bersumsum merah adalah pusat penghasil sel-sel darah. Rangka manusia
terdiri dari ± 206 ruas tulang yang memiliki ukuran dan bentuk yang bervariasi.
Tulang-tulang penyusun rangka
dikelompokkan menjadi:
1. tulang tengkorak,
2. tulang pembentuk tubuh,
3. tulang anggota gerak.
Anggota gerak dikelompokkan menjadi
anggota
1. gerak atas,
2. anggota gerak bawah.
Tulang anggota gerak atas terdiri
dari
1. lengan,
2. tulang hasta,
3. tulang pengumpil,
4. tulang pergelangan tangan,
5. tulang telapak tangan
6. tulang jari tangan.
Tulang anggota gerak bawah terdiri
dari
1. tulang paha,
2. tulang kering,
3. tulang betis,
4. tulang pergelangan kaki,
5. tulang telapak kaki
6. tulang jari kaki.
Susunan dan bentuk tulang anggota
gerak atas sesuai dengan fungsi lengan, misalnya untuk
1. mengangkat,
2. melempar,
3. memukul,
4. memegang,
5. menggenggam,
6. memungut,
7. menjumput.
Tulang Anggota gerak bawah mempunyai
bentuk dan susunan tulang anggota gerak bawah lebih disesuaikan untuk
1. berjalan,
2. berlari,
3. menahan beban tubuh.
Tulang mempunyai fungsi utama sebagai
alat gerak pasif artinya tulang hanya dapat bekerja/bergerak apabila ada
bantuan dari otot.
Tulang atau rangka
pada manusia tergolong ke dalam alat gerak pasif dikarenakan tulang hanya akan
dapat bergerak jika ada aktifitas yang terjadi pada otot. tulang sendiri
terbentuk oleh kandungan kalsium yang berbentuk garam yang merekat erat dengan
bantuan kalogen. Di dalam masa perkembangannya, bentuk tulang bisa berubah atau
mengalami kelainan jika ada gangguan yang dibawa sejak lahir seperti adanya
1. infeksi penyakit,
2. faktor nutrisi dan
gizi,
3. posisi tubuh yang
salah.
Tulang yang satu
dengan yang lain biasanya terhubung oleh sendi-sendi. Materi mengenai
persendian akan kita bahas sesudah pembahasan mengenai tulang berikut ini:
Selain berperan dalam pergerakan, tulang juga berfungsi untuk hal lain di
tubuh, yaitu:
· Sebagai fondasi
tubuh
· Melindungi
organ-organ vital di dalam tubuh
· Menyimpan kalsium
· Memproduksi sel
darah
· Secara alami,
tulang akan memperbarui dirinya setiap 10 tahun sekali.
· Setiap tahunnya,
sekitar 20% dari total tulang di tubuh berganti dengan yang baru
Kerangka pada
manusia bisa dibagi ke dalam 3 kelompok yakni : Bagian tengkorak, Bagian badan,
serta Bagian anggota gerak:
· Bagian Tengkorak:
Bagian tengkorak pada sistem gerak manusia tersusun atas tulang-tulang pipih
yang menjadi tempat terjadinya proses pembentukan sel-sel darah merah dan
putih. Bagian tengkorak pada manusia terdiri dari: Masing-masing tulang
tersebut berjumlah 2 buah kecuali tulang lidah, tulang tengkorak, dan tulang
dahi (1 buah)
· Bagian Badan:
Bagian rangka badan pada manusia dipisahkan ke dalam 5 kelompok yakni Ruas-ruas
tulang belakang, Tulang rusuk, Tulang dada, Gelang bahu, dan Gelang panggul.
· Bagian Anggota
gerak Bagian ini juga terbagi lagi ke dalam 2 bagian yakni sebagai berikut :
Anggota gerak atas Anggota gerak ini terdapat pada tangan kanan dan tangan kiri
Anggota Gerak Bawah Untuk anggota gerak bawah tentunya merupakan rangka
penyusun kaki kanan dan kiri
Berdasarkan kepada
jenisnya, tulang yang terdapat di dalam tubuh manusia dibedakan menjadi 2
jenis, yaitu:
1. Tulang Rawan
Tulang rawan adalah
tulang yang disusun oleh sel-sel tulang rawan
Tulang ini sifatnya
lentur karena terdapat ruang pada aantar sel tulang rawan. Tulang ini
mengandung zat kapur dan zat perekat. Diantara contoh tulang rawan yaitu ujung
tulang rusuk, hidung, telinga, trakea, laring, bronkus, dan di antara ruas-ruas
tulang belakang.
2. Tulang Keras
Seperti namanya,
tulang keras mempunyai tekstur yang lebih padat dan bersifat keras daripada
tulang rawan. Jenis tulang ini disusun oleh osteoblas (sel pembentuk tulang).
Terdapat banyak zat kapur diantara sel tulang keras dengan sedikit zat perekat.
itulah yang membuat jenis tulang ini menjadi keras. Di dalam tulang keras kita
bisa menjumpai saluran havers. di dalam saluran havers ini terdapat
pembuluh-pembuluh darah. Diantara contoh tulang keras yaitu : tulang kering,
tulang lengan, dan tulang selangka.
Otot
Otot bergerak
secara kontraksi dan relaksasi. Ketika otot berkontraksi, maka ukurannya akan
memendek, mengeras, dan akan membentuk sebuah gelembung pada bagian tengahnya.
Dengan adanya kontraksi pada otot, maka tulang akan tertarik. Untuk mengembalikan
tulang tersebut pada posisi awal, maka dibutuhkan relaksasi. Artinya, harus ada
otot lain yang berkontraksi supaya dapat menarik tulang itu agar kembali ke
posisi awal. Jadi, untuk dapat menggerakkan tulang dibutuhkan kerja sama dari
dua macam otot dengan cara kerja yang berbeda.
Dari tiga jenis
otot di tubuh, ada dua jenis otot yang masuk ke dalam sistem gerak pada
manusia, yaitu:
· Otot Skeletal :
Terdiri dari serat-serat elastis yang memungkinkan tubuh untuk bergerak dengan
bebas. Otot ini melekat pada tulang dan sekitar sendi. Pergerakan otot skeletal
diatur oleh otak. Selanjutnya, otot ini bergerak secara sadar sesuai keinginan.
Contoh otot skeletal adalah otot betis, otot paha, otot perut, dan lengan.
· Otot Halus: Berbeda
dari otot skeletal yang pergerakannya dilakukan secara sadar, pergerakan otot
halus terjadi secara otomatis, tanpa keingingan. Sebenarnya, pergerakan otot
halus pergerakannya diatur oleh otak. Namun, pergerakannya dilakukan berdasarkan
kebutuhan, bukan keinginan. Contoh otot halus adalah otot-otot pada pencernaan
dan otot nadi.
Otot adalah
jaringan di dalam tubuh manusia yang berfungsi sebagai alat gerak aktif untuk
membantu tulang supaya dapat bergerak. Tanpa otot, tubuh manusia tidak akan
dapat bergerak karena otot lah yang dapat membuat tulang bergerak. Berdasarkan
jenisnya, otot dibedakan menjadi 3, yaitu :
· Otot Polos adalah
jaringan yang terbentuk oleh sel-sel otot yang bentuknya seperti gelondong yang
bagian ujungnya cenderung meruncing.
· Otot Jantung adalah
otot yang terletak pada dinding jantung.
· Otot Lurik biasa
disebut juga sebagai otot rangka, karena otot ini biasanya melekat pada rangka.
Disebut lurik karena jika dilihat memakai mikroskop, akan tampak terlihat garis
gelap terang pada serabut otot ini.
Sendi
Pada dasarnya,
sendi adalah sebutan untuk pertemuan antara dua buah tulang. Sendi rahang,
misalnya, adalah pertemuan antara tulang rahang atas dan tulang rahang bawah.
Sendi manusia umumnya bekerja seperti engsel, yang memungkinkan pergerakan
antara kedua tulang tersebut. Karena itulah sendi masuk ke dalam sistem gerak
pada manusia. Jenis sendi diantaranya Sendi Mati (Sinartrosis) Sendi yang tidak
memiliki celah sendi sehingga tidak mungkin terjadi pergerakan pada sendi
tersebut. Contoh dari sendi mati ialah sendi-sendi yang menghubungkan antar
tulang pada bagian tengkorak.
Sendi Kaku
(Amfiartrosis) Sendi yang bisa digerakkan namun terbatas. contohnya adalah
sendi pada ruas tulang belakang, sendi pada pergelangan tangan, serta sendi
pada tulang dada. Sendi Gerak (Diartrosis) Sendi yang bisa digerakkan secara
bebas. Sendi engsel Seperti engsel pada pintu, sendi ini memungkinkan
pergerakan tulang pada satu arah. contoh sendi engsel yaitu sendi pada lutut
dan siku. Sendi Pelana Pada sendi pelana, salah satu tulang bisa digerakkan
menuju dua arah. contohnya yaitu sendi yang menghubungkan ruas jari dengan
telapak tangan. Sendi Geser Sendi ini memungkinkan terjadinya gerakan
pergeseran pada tulang. contohnya yaitu sendi-sendi pada ruas tulang belakang.
Sendi Putar
Pada jenis sendi
ini, salah satu tulang dapat bergerak karena mempunyai poros pada tulang yang
lain. yaitu sendi yang menghubungkan tulang hasta dan tulang pengumpil. Sendi
Peluru Pada sendi ini salah satu tulang berbentuk bonggol sehingga tulang itu
dapat bergerak ke segala arah. contohnya yaitu sendi yang menghubungkan tulang
lengan dengan tulang gelang bahu serta tulang paha dan tulang gelang panggul.Namun,
ada juga sendi yang tidak dapat bergerak. Secara umum, sendi-sendi di tubuh
manusia bisa dibedakan menjadi:
· Sendi yang dapat
bergerak bebas atau sendi synovial: Sendi ini bisa bergerak bebas, ke atas, ke
bawah, maupun memutar. Contoh sendi yang dapat bergerak dengan bebas adalah
sendi pinggul, bahu, siku, lutut dan pergelangan kaki. Seringkali persendian
ini disebut juga sebagai sendi peluru. Pada sendi yang bisa bergerak bebas, ada
suatu cairan yang dinamakan cairan sinovial. Cairan ini berada di antara
tulang-tulang yang membentuk sendi tersebut, dan berfungsi sebagai pelumas
untuk memudahkan tulang bergerak. Sendi yang dapat bergerak bebas, kembali
dibagi menjadi tiga jenis, yaitu: Sendi engsel, yang pergerakannya hanya satu
arah, seperti pada lutut dan siku Sendi putar, seperti kepala yang bisa
bergerak ke kiri, kanan, atas, maupun bawah Sendi ball and socket, yang bisa
bergerak paling bebas. Pada sendi ini, ujung satu tulang berada di cekungan
tulang yang lain, seperti pada sendi pinggul dan bahu
· Sendi tidak
bergerak atau sendi fibrosa Contoh sendi yang tidak bergerak adalah tengkorak
di kepala. Sendi ini juga bisa disebut sebagai sendi mati. Tulang tengkorak
sebenarnya terdiri dari lempengan-lempengan tulang pipih yang bisa sedikit
bergerak saat seorang bayi dilahirkan. Namun ketika masa pertumbuhan terhenti,
lempeng-lempeng tulang tersebut akan menyatu dan tidak lagi bisa bergerak.
· Sendi yang dapat
bergerak sebagian atau sendi cartilagonius Contoh sendi yang dapat bergerak
sebagian adalah sendi di tulang belakang. Tulang-tulang di persendian ini,
dihubungkan oleh tulang rawan dan dapat bergerak mengikuti tulang di atas
maupun di bawahnya.
Komponen Sistem
Gerak Manusia Lainnya
Selain ketiga
komponen di atas, ada komponen lain yang juga berperan dalam sistem gerak pada
manusia, diantaranya:
Tendon
Tendon merupakan
jaringan keras yang berfungsi menghubungkan otot ke tulang. Jaringan ini
sebagian besar terdiri dari kolagen.
Ligamen
Sementara itu,
ligamen adalah jaringan keras yang menghubungkan tulang yang satu dengan tulang
yang lain. Ligamen tersusun dari kolagen dan serat-serat elastik, sehingga
masih dapat meregang. Komponen ini, berada mengelilingi sendi.
Tulang rawan
Ujung dari dua
tulang yang membentuk sendi, dikelilingi oleh tulang rawan. Tulang rawan yang
normal, memiliki tekstur yang lebih halus, tapi padat dan berfungsi sebagai
penyerap tekanan, serta gesekan berlebih saat tubuh bergerak.
Saraf
Pada sistem gerak
pada manusia, saraf berfungsi untuk mengontrol kontraksi otot skeletal serta
menginterpretasikan informasi rangsangan. Secara umum, saraf juga berfungsi
untuk mengkoordinasi aktivitas yang ada pada sistem organ di tubuh.
Bursae
Bursae adalah suatu
kantung berisi cairan yang bertindak sebagai bantalan dan mengurangi gesekan di
permukaan organ tubuh yang bergerak, seperti tulang, otot, tendon, dan kulit.
Kelainan Pada
Sistem Gerak
Sistem gerak pada
manusia juga dapat mengalami gangguan dan kelainan yang bisa menghambat gerakan
dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kelainan pada sistem gerak ini bisa
disebabkan oleh:
· Osteoporosis atau
kerapuhan tulang yang diakibatkan kurangnya kalsium maupun kurangnya produksi
hormon, Osteoporosis merupakan kondisi yang menyebabkan tulang menjadi keropos
dan rapuh karena kekurangan kalsium, sehingga tulang akan mudah patah. Patah tulang
akibat osteoporosis sering terjadi pada pinggul, pergelangan tangan, atau
tulang belakang. Dalam beberapa kasus, tulang kering juga dapat mengalami
osteoporosis yang membuatnya rentan mengalami patah tulang.
· Artritis atau
kerusakan tulang rawan
· Lordosis,Kebalikan
dari kifosis yakni kelainan tulang punggung yang terlalu membengkok ke depan,
posisi duduk dengan membusungkan dada dapat menjadi penyebab dari kelainan ini.
4. Polio kelainan ini dikarenakan oleh adanya infaksi virus polio, penderitanya
akan mengalami kondisi tulang yang kian lama kian mengecil sehingga berujung
pada kelumpuhan.
· Rakhitis Kelainan
yang terjadi akibat kekurangan asupan vitamin D, sehingga tulang kakinya
berbentuk menyerupai huruf X atau O.
· Persendian Seperti
kalian ketahui, ada banyak sekali tulang yang menyusun rangka pada tubuh
manusia. masing-masing tulang tersebut tentu saling berhubungan. setidaknya ada
200 tulang yang posisinya saling berhubungan di dalam tubuh manusia. Hubungan
yang terdapat diantara 2 tulang itulah yang disebut dengan sendi ataupun
artikulasi. Di dalam sistem gerak pada manusia, persendian mmpunyai fungsi
serta peranan yang amat penting di dalam proses terjadinya aktivitas ataupun
gerakan.
· Fraktura dan patah
tulang
· Lordosisi atau
kelainan tulang belakang dibagian pinggang, dan scoliosis
· Skoliosis adalah
kelainan pada tulang punggung yang mengakibatkan posisinya menjadi membengkok
ke samping kanan atau kiri. hal ini dapat terjadi karena terlau sering
mengangkat beban pada salah satu bahu atau lengan. atau juga dapat disebabkan
oleh kebiasaan duduk dengan posisi yang miring sehingga beban tubuh bertumpu
pada salah satu lengan.
· Kifosis adalah
suatu kelainan tulang punggung terlalu membengkok kearah belakang, kelainan ini
biasanya dikarenakan oleh kebiasaan duduk dengan posisi yang terlalu membungkuk
atau sering memanggul beban yang berat dengan menggunakan punggung.
· Kelainan pada Otot
Berikut adalah beberapa cntoh kelainan yang dapat terjadi pada otot manusia
yaitu sebagai berikut Tetanus Kelainan pada otot yang dikarenakan oleh infeksi
bakteri sehingga kondisi otot terus menegang. Atrofi Kondisi otot yang mengecil
biasanya beriringan dengan adanya infeksi virus polio, karena tidak digerakkan
maka otot akan menyusut dan mengecil. Kram Kejang otot dikarenakan kegiatan
otot berlebih. biasanya terjadi pada atlit olahraga. Terkilir Kelainan otot
karena terjadinya kesalahan pada gerak otot sinergis yang bekerja justru
berlawanan arah.
Menjaga kesehatan sistem gerak pada manusia dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti rutin mengkonsumsi vitamin D maupun kalsium, berjemur dibawah sinar matahari mampu membantu dalam proses penyerapan kalsium dari makanan, kebiasaaan duduk yang benar juga dapat menjaga tulang punggung, dan aktifitas fisik yang baik untuk membantu penghambat kerapuhan tulang.






