Rabu, 15 September 2021

SIFAT PEWARISAN

https://online.fliphtml5.com/srveb/fird/

Pewarisan Sifat



Pernahkah kamu membandingkan wajahmu dengan wajah orang tua dan saudara-saudaramu saat bercermin? Wajahmu lebih mirip dengan ayah atau ibumu? Terus, apakah warna kulitmu sama dengan saudara-saudaramu?

Nah, saat kamu membandingkan wajahmu dengan wajah orang tua maupun saudaramu, besar kemungkinan kamu akan melihat banyak kesamaan. Mengapa demikian? Alasannya karena sifat-sifat yang kamu miliki itu sebenarnya 'warisan' dari kedua orang tua kamu. Makanya, besar kemungkinan, kamu mirip dengan orang tua maupun saudara kandung kamu.

Tapi sebenarnya gimana sih suatu sifat itu bisa diwariskan? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini,

 

Deskripsi

 

materi tentang molekul yang mendasari pewarisan sifat pada makhluk hidup yaitu DNA dan RNA, serta peranannya dalam pewarisan sifat. Selanjutnya dipaparkan struktur DNA. Selain itu juga dijelaskan tentang istilah-istilah yang berhubungan dengan pewarisan sifat seperti gen, alel, fenotip, genotip, homozigot dan heterozigot. Pada bagian selanjutnya dijelaskan tentang pewarisan sifat mendel, yaitu persilangan monohibrid dan dihibrid. Lalu, dipaparkan pewarisan sifat pada manusia dan pewarisan kelainan-kelainan sifat pada manusia seperti albino, buta warna,kanker dan hemofili

 

Pengertian

Genetika adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana diturunkanya sifat -sifat induk pada turunannya

1. Gen

  • Gen suatu subsatandi kimia yang disebut AND (DNA)
  • Fungsi gen : sebagai penentu sifat-sifat yang diturunkan. Sifat gen bervariasi, ditentukan oleh susunan kombinasi dari sifat basa nitrogen penyusun DNAnya
  • Letak gen : pada Chromosom (sebagai pembawa sifat) yang terdapat dalam inti. Dalam chromosom ini bisa terdapat satu gen atau lebih. Tiap agen dalam chromosom menempati tempat tertentu yang dinamakan Lokus.
  • Sifat gen : ada yang mudah dikenal (terlihat/Nampak ) ada juga yang tidak mudah dikenal (tidak terlihat/tidak nampak).   
  • Fenotif :Sifat gen yang Nampak disebut  (warna, bentuk dan sebagainya).
  • Genotif;sifat gen Yang tidak Nampak 
  • Haploid ; Jumlah gennya satu berada dalam sel kelamin (gamet)
  • Diploid ; Jumlah tiap macam gennya berpasangan terletak dalam sel Tubuh (soamatik), karena hasil peleburan gen satu dari ayah (jantan) dan satu dari ibu (betina).
  • Gen ditulis dengan symbol satu macam huruf, biasanya huruf pertama dari sifat yang ditimbulkannya. Misalnya gen Putih ditulis P., gen manis ditulis M. dll
  • Mahluk hidup yang memiliki persamaan gen paling banyak digolongkan dalam satu spesies, sedangkan jika persamaannya terlalu sedikit dimasukan ke satu Divisio.
  • Mahluk hidup yang tergolong satu spesies, mempunyau chromosom yang sama tetap spesifik dan homolog.
  • Mahluk hidup yang tergolong dalam satu spesies tetapi berbeda varietasnya, memiliki beberapa gen homolog yang berbeda sifat.
  • Alela = gen-gen yang terdapat pada pasangan chromosom homolog, lokusnya bersesuaian mempengaruhi bagian tubuh yang sama tapi dengan sifat yang berbeda.
    Misalnya ; alela rasa manis pada buah adalah rasa tidak manis pada buah.
  • Pasangan Alela yang sifat bedanya lebih dari satu disebut alela ganda, misalnya warna kulit manusia, alela hitam = putih, merah dan coklat.2.

2. Genotip dan fenotip

  • Genotif : susunan gen pada suatu individu (sel somatik)
  • Fenotif ; sifat gen yang mudah dikenal.
  • Genotif bersifat kekal, karena diturunkan kepada keturunannya.
  • Fenotif belum tentu sesuai dengan genotifnya. Karena : a) Ada sifat gen yang tidak mudah dikenali   b) Fenotif bisa berubah karena pengaruh lingkungannya ,Sedangkan genotif sukar berubah karena factor lingkungannya
  • Individu yang memiliki fenotif sama, tetapi genotifnya berbeda, maka individu itu adalah berbeda varietas.
  • Individu yang ber fenotifnya berbeda, tetapi bergenotif sama maka individu itu termasuk satu varietas.
    Genotif Homozigot : genotifnya sama misalnya MM
    Genotif Heterozigot; peleburan sel kelamin dengan gen yang berbeda
  1. Misalnya Mm Artinya dari sperma M + ovum m
  2. Atau kebalikannya Mm dari sperma M + Ovum m

3. Kawin Silang

  • Adalah perkawinan antar varietas dalam satu spesies, turunannya disebut Hybrid, pada manusia disebut Mulat.
  • Turunan yang berasal dari satu varietas yang sama disebut Galur murni
  • Isolasi Reproduksi tidak dapat menurunkan keturunan atau terbentuknya keturunan yang mandul, terjadi karena jumlah gennya tidak sama dan tidak homolog. 

4. Dalam kawin silang dikenal istilah-istilah:

  • Parental : induk (P)
  • Filial : Turunan /anak (F)
  • F1. Turunan pertama
  • F.2 Turunan kedua dst.
  • Gen Dominan : gen yang menang pengaruhnya terhadap alelanya , symbol gen dominan memakai HURUF BESAR.
  • Gen Resesif ; adalah gen yang kalah pengaruhnya dari alelanya, symbol gen resesif memakai huruf kecil.
  • Gen Intermediet ; Gen Ko-dominan, symbol gen intermediet bebas memilih mana yan gakan memai huruf besar, asal alelanya memakai huruf yang sama tapi huruf kecil.
  • Simbol gen Homolog pada kawin silang memakai huruf yang sama. Misalnya Bunga warna Putih (PP)
  • Bila sifatnya berbeda salah satu memakai huruf besar sedangkan alelanya huruf kecil ,Bunga warna Pink (Pp)

Mengapa Mendel Memilih Kacang Ercis Sebagai Obyek

Mendel Adalah orang pertama yang menyelidiki perkawinan silang, dengan obyek pengamatan adalah Tanaman Ercis/kacang ercis/Kacang kapri Alasan memilih kacang ercis adalah ;

  1. Mudah dibuat (galur murni)
  2. Jelas perbedaan sifat dari varietasnya / kapri memiliki pasangan sifat yang kontras
  3. dapat melakukan penyerbukan sendiri,
  4. mudah dilakukan penyerbukan silang,
  5. mempunyai daur hidup(usia) yang relatif pendek,
  6. dan menghasilkan keturunan dalam jumlah banyak.

Mendel sendiri saat itu belum mengenal gen sifat yang dapat diturunkan, dinamakannya sifat beda.

Percobaan kawin silang pada saat sekarang ini menggunakan lalat buah (Drosophyla melanogaster), dengan alasan :

  1. Mudah dilihat chromosomnya yang terletak pada kelenjar ludah
  2. Jumlah chromosonya sedikit ( 8 buah)
  3. Usianya pendek ( mudah menurunkan turunan)
  4. Sifat bedanya mudah dilihat.

HUKUM MENDEL I

Berdasar persilangan yang dilakukan Mendel terhadap ercis yang memiliki satu sifat beda, Mendel menyatakan suatu hukum yang berbunyi "pada waktu pembentukan gamet terjadi pemisahan alternatif gen atau variasi gen yang disebut juga alel secara bebas”. Hukum ini dikenal dengan Hukum I Mendel atau Hukum Pemisahan Bebas (Segregasi) Mendel.

  • Segregasi adalah Pemisahan alel pada waktu pembentukan gamet.
  • Pembentukan gamet terjadi secara meiosis.
  • Pasangan - pasangan homolog saling berpisah dan terjadi pemisahan alel - alel suatu gen secara bebas dari diploid menjadi haploid.
  • Setiap sel gamet hanya mengandung satu gen dari alelnya fenomena ini dapat diamati pada persilangan monohibrida.

hukum II Mendel (asortasi)

Berdasar persilangan yang dilakukan Mendel terhadap ercis yang memiliki dua sifat beda, Mendel menyatakan bahwa saat pembentukan gamet faktor-faktor yang menentukan karakter-karakter berbeda yaitu gen diwariskan secara bebas satu sama lain. Kesimpulan ini selanjutnya dikenal dengan hukum pilihan bebas Mendel (asortasi) atau hukum II Mendel.

  • Asortasi adalah Setiap gen /sifat dapat berpasangan secara bebas dengan gen/sifat lain
  • Hukum ini berlaku dalam proses pembentukan gamet pada persilangan dihibrid atau persilangan dengan dua sifat beda.

Sumber  https://sumedangkab.go.id/literasi/modul/pewarisan-sifat-genetika

 

 


Selasa, 14 September 2021

sistem gerak pada manusia


sistem gerak pada manusia hewan dan tumbuhan

https://docs.google.com/presentation/d/1uRv69w4vEclfKhT0llUCL3MPxmAHzMiSn-HbZ-E2NZM/edit#slide=id.p1    atau    https://bit.ly/3npmmxk

Sistem gerak pada manusia merupakan satu kesatuan organ yang bekerja sama untuk mendukung tubuh manusia melakukan suatu gerakan. Sistem gerak pada manusia terdiri dari otot, tulang (rangka), dan sendi. Tulang adalah salah satu alat gerak tubuh yang dibentuk oleh unsur kalsium dalam bentuk garam yang direkatkan oleh kalogen. Tulang termasuk alat gerak pasif, artinya tulang digerakkan oleh otot yang merupakan alat gerak aktif. Tulang sendiri tidak hanya berfungsi sebagai alat gerak. Tulang juga menjadi komponen yang sangat penting dalam menyangga tubuh sekaligus melindungi organ-organ vital manusia.

Periosteum adalah lapisan terluar atau membran yang menutupi tulang. Membran ini punya peran penting dalam pertumbuhan maupun perbaikan tulang.

Pada lapisan periosteum terdapat pembuluh darah kecil yang fungsinya membawa zat makanan dalam tulang. Tulang kompak/tulang keras

Tulang kompak ini berada di bawah membran periosteum dan mengandung sel-sel tulang, pembuluh darah, zat kapur, fosfor, dan serabut elastis. Serabut elastis ini punya peran penting karena berfungsi mempertahankan kekuatan tulang agar tidak rapuh dan tidak mudah patah.

Tulang spons 

Tulang spons berada di bagian tengah sekaligus ujung tulang. Disebut spons karena tulang ini berongga/tidak padat sehingga menyerupai spons.

Tulang panjang/tulang pipa

Tulang panjang memiliki saluran berisi jaringan lemak yang biasa disebut sumsum. Bagian ujungnya tertutup oleh jaringan tebal dan lunak yang disebut tulang rawan atau kartilago.

Sumsum tulang Sumsum adalah bagian dalam tulang yang mengandung banyak lemak. Sumsum juga berfungsi sebagai penghasil sel darah pada tubuh manusia.

untuk lebih lengap materi powerpoint dapat klik 


Minggu, 12 September 2021

STRUKTUR VIRUS

 


Virus merupakan vartikel yang sangat kecil. Virus disebut juga sebagai sebagai makhluk hidup metaorganisme, yaitu bentuk peralihan antara makhluk hidup dan tak hidup. Virus merupakan makhluk peralihan karena virus dapat dikeristalkan seperti makhluk tak hidup dan tidak berbentuk sel tetapi mengandung DNA atau RNA dan dapat berkembangbiak sepeerti makhluk hidup. Virus tidak mempunyai kempuan untuk memperbanyak diri tanpa bantuan ianngnya.



A.    Ciri-ciri virus

1.      Struktur tubuh virus

Virus memiliki bentuk yang bervariasi, ada yang berbentuk oval , selinder, polihedral, dan kompleks. Virus berbentuk kompleks misalnya bakteriofag , yaitu jenis virus yang menginfeksi bakteri. Bentuk virus yang kompleks terdiri dari kepala , ekor, dan serabut ekor

Kepala virus beerbentuk poliedral , didalamnya mengandung inti ( asam nukleat) . ekor berupa selubung memanjang (tubuh) dar kepala, sebagai alat menginfksi .

Serabut-serabut ekor yang tubuh pada bagian ujung ekor virus , sebagai penerima ransangan. Tubuh virus terutama tersususn atas aasam nukleat yang diselubungi oleh kapsid.

a.      Asam nukleat

Bebrapa jenis virus menggunakan DNA sebagai bahan ginetiknya tetapi sebagian besar jnis viru smneggunakan asam RNA. 

Berdasarkan asam nukletanya virus terbagi dua yaitu DNA dan RNA.

1). Virus DNA

2). VIRUS RNA

b. kapsid

      kapsid adalah selubung yang membungkus asam nukleat DNA /RNA sehingga disebut nukleokapsid. Kapsid tersusun atas subyunit pritein yang disebut kapsomer.

Ada 3 fungsi kapsid yaitu:

1.      Memberikan tempat perlekatan yang memungkinkan virion dapat melekat pada sel inang.

2.      Memberi bentuk pada verion

3.      Membungkus dan melindungi asam nukleat agar tidak tercerna ole enzim.

2.      Reproduksi virus

Virus memiliki struktur tubuh yang sangat sederhana dan tidak memilki perangkat untuk melkukan reproduksi sendiri. Virus berreproduksi dengan cara rplikasi. Reproduksi virus dibedakan menjadi dua yaitu siklus litik dna siklus lisogenik.

a.       Siklus ltik

Lisis adalah Siklus litik diahiri dengan pecahnya sel inang unutk melepaskan fag-fag baru .

Virus virulen adlah virus yang dapat menyebabkan  pecahnya sel inang .

Tahap dalam siklus litik yaitu:

1.      Tahap adsorpsi yaitu ekor virus menempel pada  sel bakteri

2.      Tahap injeksi yaitu, terjadi injeksi DNA viruskedalaam selbakteri

3.      Tahap sintesis, yaitu tahap diinjeksikan mengandung enzimelisozim dan menghancurkan DNA bakteri sehingga DNA virus akan mengambil alih kehidupan. Selanjutnya DNAA Virus mereplikasi diri dan melakkan sintesis protein dari robosom bakteri yag akandiubah menjadi bagia kapsid sepeerti kepala, ekor dan serabut ekor.

4.      Tahap perakitan, merupakan perakitan kepala, leher dan ekor menjadi kapsid yang utuh

5.      Tahap lepasnya fag ( lisis).

b.      Siklus lisogenik

1.      Tahap adsopsi sama dengan litik

2.      Tahap penggabungan, penggabungan DNA bakteri dan DNA virus.

3.      Tahap pembelahan tahap sinteis

4.      Tahap perakitan

5.      Dan tahap peelepasan virus.

 


Saoal latihan

1.       Sebutkan ciri-ciri virus

2.       Sebutkan fungsi dari kapsid

3.       Jelaskan proses reproduksi virus secara litik dan siklus lisogenik

 

 

Selamat mengerjakan

 

TOPIK XIV ZAT ADITIF , ZAT ADIKTIF , DAN PSIKOTROPIKA

 

Psikotropika adalah zat atau obat, baik alami ataupun buatan bukan narkotika, yang berkasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada sususnan sistem sarafpusat serta dapat menimbulkan ketergantungan atau ketagihan. Zat yang termasuk dalam psikotropika , diantaranya amfetamin, ekstasi dan sabu-sabu.

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan oabat-obatan berbahaya. Narkotika dan zat yang berbahaya disebut juga sebagai NAPZA. Undang –undang yang mengatur tentang narkoba dan narkotika adalah UU RI NO 22 tahun 1997. Narkotiga terbagi kedalam tiga golongan yaitu:

1.      Golongan yang pertama, berpotensi sangat kuat seperti opium, heroi dan ganja

2.      Golongan kedua, menimbulkan ketegantungan digunakan untuk obat-obatan seperti petidin, candu, betametadol

3.      Golongan ke tiga  menimbulkan ktgiahna contohnya asetil dehidrokodeina, dekstroppoksifena, dan dehidrokodeina.

Zat adiktif adalah zat atau obat-obatan bukan narkotika atau psikotropika yang jika dikonsumsi akan bekerja pada sistem saraf pusat dan dapat mengaibatkan ketagihan dan ketergantungsn. Zat adiktif meliputi alkohol, nikotin, kafein, dan inhalan.



Zat adiktif yang akan kita pelajari dibab ini adalah rokok dan minuman keras.

1.      Rokok

Rokok terbuat dari daun tembakau caca, cengkeh, kemenyan, saos untuk aroma tertentu, bahay dari rokok ini kan menganggu paru-paru, janntung, dan akan mengakibatkan kematian.

a.       Zat-zat yang berbahaya ada pada rokok

1). Nikotin , nikotin adalah zat utaama yan terdapat didalam daun tembakau. Zat ini sangat beracun , mudah diserap lewat kulit berwarna kuning agak pucatjika terkena cahaya dia kan bwarna coklat.  Meminum 3 tets nikotin akan menyebabkan kematian. Nikotin berfungsi sebagai stimulan yang yang mempercepat kegiatan didalam otak. Nikotin lebih aktif dibandingkan dengan heroin.

2). Tar tembakau , Adalah penyebab utama kanker paru

3). Karbon monoksida , karbon monoksida adalah gas yang sangat beracun dan berbahaya

b. prokok aktif dan prokok pasif

prokok aktif adalah orang yang mengisap rokok secara lansung. Adapun prokok pasif adlah orng yang tdak merokok tetapi ikut mengisap asap rokok. Prokok pasif juga beresiko mengidap penyakit paru-paru.

Akibat yang ditimbulkan dari merokok adalah :

1.      Denyut jantung berlbihan

2.      Pengaruh pada sistem pernapasan

3.      Pengaruh pada sistem jantung

4.      Pengaruh pada sistem pencernaanpengaruh pada sistem reproduksi

5.      Pengaruh pada sistem saraf


Zat-zat yang berbahaya yang terkandung didalam rokok adalah nikotin, tar, gas karbon monoksida, dan bahan-bahan kimia lainnya yang bersifat karsinorgenik.

Menghindaarkan diri dari pengaruh zat adiktif dan psikotropika diantaranya:

1.      Proventif (pencegahan)

2.      Kuratif pencegahan

a.       Terapi

b.      Detoksifikasi

c.       Rehabilitas

Latihan soal

1.      Apa yang diamksud dengan psikotropika

2.      Bagaimana cara kerja ekstasi didalam tubuh

3.      Apa saja danfak narkoba dan psikotropika

4.      Apa akibat daari merokok, jelaskan

 

 

 

 

 

 

 


TOPIK XIII ZAT ADITIF , ZAT ADIKTIF , DAN PSIKOTROPIKA

 


 

Zat aditif atau zat tambahan makanan merupakan bahan yang ditambahkan kedalam makanan , baik pada saat proses , mengolah dan mengemas atau menyimpan makanan. Bahan tambahan pangan adala bahan yang ditambahkan kedalam amakanan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan.  Fungsi zat aditif adalah sebagai pewarna, penyedap rasa dan aroma, antioksidan, sekuestran ( zat pengikat logam) pemanis, pengsam, pengembang adoanan, serta pengawet. Tujuan pemberian zat aditif makanan yaitu :

1.      Untuk mempertahankan nilai gizi makanan supaya tidsk rusak

2.      Agar makanan lebih menarik

3.      Agar mutu dan kesetabilan makanan tetap terjaga

4.      Untuk konsumsi sebagian orang tertentu yang memerlukan diet

5.      Agar makanan lebih tahan lama disimpan

Macam-macam zat aditif:

1.      


      Zat aditif alami

Zat aditif alami adalah merupakan zat tambahan makanan yang diperoleh dari alam, tanpa sintesis atau dibuat terlebih dahulu zat adtitf alami memiliki klemahan diantaranya yaitu tidak dapat dilakukan secara banyak, kurang stabilkepekatannya, dan kurang tahan lama.

Berukut contoh zat aditif alami yaitu:

a.       Pewarna  diantaranya Kunyit , wortel, daun suji

b.      Pemanis diantaraanya gula pasir, tebu gula aren, gula kelapa , madu

c.       Pengawet diantaranya garam dapur, bawang putih, sam cuka

d.      Penyedap diantaranya garam dapur, bawang putih, cabai merah,

e.       Pemberi aroma diantaranya daun jeruk, vanili, serai, daun pandan

f.       Bahan pengsaman diantaranya jeruk nipis, asam jawa,  dll

 

2.      Zat aditif  buatan / sintetis 

Zat adetif sintetis adalah merupakkan zat aditif atau zat tambahan makanan yang diperoleh melelui sintetis ( pembuatan), baik di lab atau di industri. Adapun kelemahan zat aditif buata adalah dapat mneimbulkan resiko peyakit kanker atau bersifat karsinogenik jika dikonsumsi  secara berlebihan.

a.       Pewarna

Contoh zat warna yang dialrang diantaranya yaitu rhodamin B ( pewarna merah merah), metanil yellow ( pewrrna kuning), dan amarant ( pewarna merah).

b.      Pemanis

Pemanis buatan yang berbahaya yaitu

a.       Sakarin , 300 kali lipat dari manisnya gula

b.      Aspartam, 200 kali lipat manisnya dari gula

c.       Asesulfam, 200 kali lipat dari masisnya gula

d.      Siklamat, 3o kali liat daari manisnya gula

e.       Sarbitol

f.       Dulsin





c.       Pengawet

1.      Natrium benzoat , sebagai pengawet minuman ringan, kecap, margarin, saos, manisan buah kalengan

2.      Natrium nitrit, pengawet ikan da daging kalengan

3.      Asam propionat, pengawet roti, keju, margarin dan mentega

4.      Asam sorbat, pengawet pada ragi, keju, roti sari buah dan acar.







d.      Penyedap

e.      Antioksidan

f.       F. Zat pengikat logam

g.      Penambh aroma

1.      Etil butirat                   :  rasa buah nanas

2.      Metil butirat                : rasa apel

3.      Oktil asetat                  : rasa jeruk

4.      Amil asetat                  : rasa pisang

5.      Butil asetat                  : rasa murbei

6.      Etil formiat                  : rasa buah rum

7.      Propil asetat                : rasa buah pir

h.      Pengatur keasaman, asam asetat, asam sitrat, asam laktat, asam tatrat, natrium bikarbonat, amonium bikarbonat.

 

Soal latiahan

1.      Zat aditif adalah.....

2.      Sebutkan tujuan pemberian zat aditif..

3.      Sebutkan macam-macam zat aditif alami dan buatan..

4.      Sebutkan aroama buatan rasa buah

Buku refrensi buku erlangga

Selamat mengerjakan


perpisahan kelas ix