silahkan di klik link tersebut
Melalui ruang belajar online ini, kita akan bersama-sama mempelajari salah satu konsep Abstrak dalam IPA, yaitu mengenai susunan atom suatu zat pada ketiga fase (wujud), yaitu padat, cair dan gas. Mengingat sulitnya mempelajari konsep tersebut menggunakan benda nyata, maka kita akan mengkajinya menggunakan perangkat lunak
Senin, 20 September 2021
Rabu, 15 September 2021
SIFAT PEWARISAN
https://online.fliphtml5.com/srveb/fird/
Pewarisan
Sifat
Pernahkah kamu membandingkan wajahmu
dengan wajah orang tua dan saudara-saudaramu saat bercermin? Wajahmu lebih
mirip dengan ayah atau ibumu? Terus, apakah warna kulitmu sama dengan
saudara-saudaramu?
Nah, saat kamu membandingkan wajahmu dengan
wajah orang tua maupun saudaramu, besar kemungkinan kamu akan melihat banyak
kesamaan. Mengapa demikian? Alasannya karena sifat-sifat yang kamu miliki itu
sebenarnya 'warisan' dari kedua orang tua kamu. Makanya, besar kemungkinan,
kamu mirip dengan orang tua maupun saudara kandung kamu.
Tapi sebenarnya gimana sih suatu sifat
itu bisa diwariskan? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini,
Deskripsi
materi
tentang molekul yang mendasari pewarisan sifat pada makhluk hidup yaitu DNA dan
RNA, serta peranannya dalam pewarisan sifat. Selanjutnya dipaparkan struktur
DNA. Selain itu juga dijelaskan tentang istilah-istilah yang berhubungan dengan
pewarisan sifat seperti gen, alel, fenotip, genotip, homozigot dan heterozigot.
Pada bagian selanjutnya dijelaskan tentang pewarisan sifat mendel, yaitu
persilangan monohibrid dan dihibrid. Lalu, dipaparkan pewarisan sifat pada
manusia dan pewarisan kelainan-kelainan sifat pada manusia seperti albino, buta
warna,kanker dan hemofili
Pengertian
Genetika adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana diturunkanya
sifat -sifat induk pada turunannya
1. Gen
- Gen
suatu subsatandi kimia yang disebut AND (DNA)
- Fungsi
gen : sebagai penentu
sifat-sifat yang diturunkan. Sifat gen bervariasi, ditentukan oleh susunan
kombinasi dari sifat basa nitrogen penyusun DNAnya
- Letak
gen : pada Chromosom (sebagai
pembawa sifat) yang terdapat dalam inti. Dalam chromosom ini bisa terdapat
satu gen atau lebih. Tiap agen dalam chromosom menempati tempat tertentu
yang dinamakan Lokus.
- Sifat
gen : ada yang mudah dikenal
(terlihat/Nampak ) ada juga yang tidak mudah dikenal (tidak terlihat/tidak
nampak).
- Fenotif :Sifat gen yang Nampak disebut
(warna, bentuk dan sebagainya).
- Genotif;sifat gen Yang tidak Nampak
- Haploid ; Jumlah gennya satu berada dalam sel
kelamin (gamet)
- Diploid ; Jumlah tiap macam gennya berpasangan
terletak dalam sel Tubuh (soamatik), karena hasil peleburan gen satu dari
ayah (jantan) dan satu dari ibu (betina).
- Gen
ditulis dengan symbol satu macam huruf, biasanya huruf pertama dari sifat
yang ditimbulkannya. Misalnya gen Putih ditulis P., gen manis ditulis M.
dll
- Mahluk
hidup yang memiliki persamaan gen paling banyak digolongkan dalam satu
spesies, sedangkan jika persamaannya terlalu sedikit dimasukan ke satu
Divisio.
- Mahluk
hidup yang tergolong satu spesies, mempunyau chromosom yang sama tetap
spesifik dan homolog.
- Mahluk
hidup yang tergolong dalam satu spesies tetapi berbeda varietasnya,
memiliki beberapa gen homolog yang berbeda sifat.
- Alela =
gen-gen yang terdapat pada pasangan chromosom homolog, lokusnya
bersesuaian mempengaruhi bagian tubuh yang sama tapi dengan sifat yang
berbeda.
Misalnya ; alela rasa manis pada buah adalah rasa tidak manis pada buah. - Pasangan
Alela yang sifat bedanya lebih dari satu disebut alela ganda, misalnya
warna kulit manusia, alela hitam = putih, merah dan coklat.2.
2. Genotip
dan fenotip
- Genotif : susunan gen pada suatu individu (sel
somatik)
- Fenotif ; sifat gen yang mudah dikenal.
- Genotif
bersifat kekal, karena diturunkan kepada keturunannya.
- Fenotif
belum tentu sesuai dengan genotifnya. Karena : a) Ada sifat gen yang tidak
mudah dikenali b) Fenotif bisa berubah karena pengaruh
lingkungannya ,Sedangkan genotif sukar berubah karena factor lingkungannya
- Individu
yang memiliki fenotif sama, tetapi genotifnya berbeda, maka individu itu
adalah berbeda varietas.
- Individu
yang ber fenotifnya berbeda, tetapi bergenotif sama maka individu itu
termasuk satu varietas.
Genotif Homozigot : genotifnya sama misalnya MM
Genotif Heterozigot; peleburan sel kelamin dengan gen yang berbeda
- Misalnya
Mm Artinya dari sperma M + ovum m
- Atau
kebalikannya Mm dari sperma M + Ovum m
3. Kawin
Silang
- Adalah
perkawinan antar varietas dalam satu spesies, turunannya disebut Hybrid,
pada manusia disebut Mulat.
- Turunan
yang berasal dari satu varietas yang sama disebut Galur murni
- Isolasi
Reproduksi tidak
dapat menurunkan keturunan atau terbentuknya keturunan yang mandul,
terjadi karena jumlah gennya tidak sama dan tidak homolog.
4. Dalam
kawin silang dikenal istilah-istilah:
- Parental : induk (P)
- Filial : Turunan /anak (F)
- F1. Turunan pertama
- F.2 Turunan kedua dst.
- Gen
Dominan :
gen yang menang pengaruhnya terhadap alelanya , symbol gen dominan memakai
HURUF BESAR.
- Gen
Resesif ;
adalah gen yang kalah pengaruhnya dari alelanya, symbol gen resesif
memakai huruf kecil.
- Gen
Intermediet ;
Gen Ko-dominan, symbol gen intermediet bebas memilih mana yan gakan memai
huruf besar, asal alelanya memakai huruf yang sama tapi huruf kecil.
- Simbol
gen Homolog pada kawin silang memakai huruf yang sama.
Misalnya Bunga warna Putih (PP)
- Bila
sifatnya berbeda salah satu memakai huruf besar sedangkan alelanya huruf
kecil ,Bunga warna Pink (Pp)
Mengapa
Mendel Memilih Kacang Ercis Sebagai Obyek
Mendel
Adalah orang pertama yang menyelidiki perkawinan silang, dengan obyek
pengamatan adalah Tanaman Ercis/kacang ercis/Kacang kapri Alasan memilih kacang
ercis adalah ;
- Mudah
dibuat (galur murni)
- Jelas
perbedaan sifat dari varietasnya / kapri memiliki pasangan sifat yang
kontras
- dapat
melakukan penyerbukan sendiri,
- mudah
dilakukan penyerbukan silang,
- mempunyai
daur hidup(usia) yang relatif pendek,
- dan
menghasilkan keturunan dalam jumlah banyak.
Mendel
sendiri saat itu belum mengenal gen sifat yang dapat diturunkan, dinamakannya
sifat beda.
Percobaan
kawin silang pada saat sekarang ini menggunakan lalat buah (Drosophyla
melanogaster), dengan alasan :
- Mudah
dilihat chromosomnya yang terletak pada kelenjar ludah
- Jumlah
chromosonya sedikit ( 8 buah)
- Usianya
pendek ( mudah menurunkan turunan)
- Sifat
bedanya mudah dilihat.
HUKUM MENDEL
I
Berdasar
persilangan yang dilakukan Mendel terhadap ercis yang memiliki satu sifat beda,
Mendel menyatakan suatu hukum yang berbunyi "pada waktu pembentukan gamet
terjadi pemisahan alternatif gen atau variasi gen yang disebut juga alel secara
bebas”. Hukum ini dikenal dengan Hukum I Mendel atau Hukum Pemisahan
Bebas (Segregasi) Mendel.
- Segregasi
adalah Pemisahan alel pada waktu pembentukan gamet.
- Pembentukan
gamet terjadi secara meiosis.
- Pasangan
- pasangan homolog saling berpisah dan terjadi pemisahan alel - alel suatu
gen secara bebas dari diploid menjadi haploid.
- Setiap
sel gamet hanya mengandung satu gen dari alelnya fenomena ini dapat
diamati pada persilangan monohibrida.
hukum II Mendel
(asortasi)
Berdasar persilangan yang dilakukan Mendel
terhadap ercis yang memiliki dua sifat beda, Mendel menyatakan bahwa saat
pembentukan gamet faktor-faktor yang menentukan karakter-karakter berbeda yaitu
gen diwariskan secara bebas satu sama lain. Kesimpulan ini selanjutnya dikenal
dengan hukum pilihan bebas Mendel (asortasi) atau hukum II Mendel.
- Asortasi
adalah Setiap gen /sifat dapat berpasangan secara bebas dengan gen/sifat
lain
- Hukum
ini berlaku dalam proses pembentukan gamet pada persilangan dihibrid atau
persilangan dengan dua sifat beda.
Sumber : https://sumedangkab.go.id/literasi/modul/pewarisan-sifat-genetika
Selasa, 14 September 2021
sistem gerak pada manusia
sistem gerak pada manusia hewan dan tumbuhan
https://docs.google.com/presentation/d/1uRv69w4vEclfKhT0llUCL3MPxmAHzMiSn-HbZ-E2NZM/edit#slide=id.p1 atau https://bit.ly/3npmmxk
Pada lapisan periosteum terdapat pembuluh darah kecil yang fungsinya membawa zat makanan dalam tulang. Tulang kompak/tulang keras
Tulang kompak ini berada di bawah membran periosteum dan mengandung sel-sel tulang, pembuluh darah, zat kapur, fosfor, dan serabut elastis. Serabut elastis ini punya peran penting karena berfungsi mempertahankan kekuatan tulang agar tidak rapuh dan tidak mudah patah.
Tulang spons
Tulang panjang/tulang pipa
Tulang panjang memiliki saluran berisi jaringan lemak yang biasa disebut sumsum. Bagian ujungnya tertutup oleh jaringan tebal dan lunak yang disebut tulang rawan atau kartilago.
Sumsum tulang Sumsum adalah bagian dalam tulang yang mengandung banyak lemak. Sumsum juga berfungsi sebagai penghasil sel darah pada tubuh manusia.
untuk lebih lengap materi powerpoint dapat klik
Minggu, 12 September 2021
STRUKTUR VIRUS
Virus
merupakan vartikel yang sangat kecil. Virus disebut juga sebagai sebagai
makhluk hidup metaorganisme, yaitu bentuk peralihan antara makhluk hidup dan
tak hidup. Virus merupakan makhluk peralihan karena virus dapat dikeristalkan
seperti makhluk tak hidup dan tidak berbentuk sel tetapi mengandung DNA atau
RNA dan dapat berkembangbiak sepeerti makhluk hidup. Virus tidak mempunyai
kempuan untuk memperbanyak diri tanpa bantuan ianngnya.
A. Ciri-ciri virus
1. Struktur tubuh virus
Virus memiliki bentuk
yang bervariasi, ada yang berbentuk oval , selinder, polihedral, dan kompleks.
Virus berbentuk kompleks misalnya bakteriofag , yaitu jenis virus yang
menginfeksi bakteri. Bentuk virus yang kompleks terdiri dari kepala , ekor, dan
serabut ekor
Kepala virus beerbentuk
poliedral , didalamnya mengandung inti ( asam nukleat) . ekor berupa selubung
memanjang (tubuh) dar kepala, sebagai alat menginfksi .
Serabut-serabut ekor
yang tubuh pada bagian ujung ekor virus , sebagai penerima ransangan. Tubuh
virus terutama tersususn atas aasam nukleat yang diselubungi oleh kapsid.
a. Asam nukleat
Bebrapa jenis virus
menggunakan DNA sebagai bahan ginetiknya tetapi sebagian besar jnis viru
smneggunakan asam RNA.
Berdasarkan asam
nukletanya virus terbagi dua yaitu DNA dan RNA.
1). Virus DNA
2). VIRUS RNA
b.
kapsid
kapsid adalah selubung yang membungkus
asam nukleat DNA /RNA sehingga disebut nukleokapsid. Kapsid tersusun atas
subyunit pritein yang disebut kapsomer.
Ada
3 fungsi kapsid yaitu:
1. Memberikan
tempat perlekatan yang memungkinkan virion dapat melekat pada sel inang.
2. Memberi
bentuk pada verion
3. Membungkus
dan melindungi asam nukleat agar tidak tercerna ole enzim.
2. Reproduksi virus
Virus
memiliki struktur tubuh yang sangat sederhana dan tidak memilki perangkat untuk
melkukan reproduksi sendiri. Virus berreproduksi dengan cara rplikasi.
Reproduksi virus dibedakan menjadi dua yaitu siklus litik dna siklus lisogenik.
a. Siklus ltik
Lisis adalah Siklus litik
diahiri dengan pecahnya sel inang unutk melepaskan fag-fag baru .
Virus virulen adlah
virus yang dapat menyebabkan pecahnya
sel inang .
Tahap dalam siklus
litik yaitu:
1. Tahap
adsorpsi yaitu ekor virus menempel pada
sel bakteri
2. Tahap
injeksi yaitu, terjadi injeksi DNA viruskedalaam selbakteri
3. Tahap
sintesis, yaitu tahap diinjeksikan mengandung enzimelisozim dan menghancurkan
DNA bakteri sehingga DNA virus akan mengambil alih kehidupan. Selanjutnya DNAA
Virus mereplikasi diri dan melakkan sintesis protein dari robosom bakteri yag
akandiubah menjadi bagia kapsid sepeerti kepala, ekor dan serabut ekor.
4. Tahap
perakitan, merupakan perakitan kepala, leher dan ekor menjadi kapsid yang utuh
5. Tahap
lepasnya fag ( lisis).
b. Siklus lisogenik
1. Tahap
adsopsi sama dengan litik
2. Tahap
penggabungan, penggabungan DNA bakteri dan DNA virus.
3. Tahap
pembelahan tahap sinteis
4. Tahap
perakitan
5. Dan
tahap peelepasan virus.
Saoal latihan
1. Sebutkan ciri-ciri virus
2. Sebutkan fungsi dari kapsid
3. Jelaskan proses reproduksi virus secara litik dan siklus lisogenik
Selamat mengerjakan
TOPIK XIV ZAT ADITIF , ZAT ADIKTIF , DAN PSIKOTROPIKA
Psikotropika
adalah zat atau obat, baik alami ataupun buatan bukan narkotika, yang berkasiat
psikoaktif melalui pengaruh selektif pada sususnan sistem sarafpusat serta
dapat menimbulkan ketergantungan atau ketagihan. Zat yang termasuk dalam
psikotropika , diantaranya amfetamin, ekstasi dan sabu-sabu.
Narkoba
adalah singkatan dari narkotika dan oabat-obatan berbahaya. Narkotika dan zat
yang berbahaya disebut juga sebagai NAPZA. Undang –undang yang mengatur tentang
narkoba dan narkotika adalah UU RI NO 22 tahun 1997. Narkotiga terbagi kedalam
tiga golongan yaitu:
1. Golongan
yang pertama, berpotensi sangat kuat seperti opium, heroi dan ganja
2. Golongan
kedua, menimbulkan ketegantungan digunakan untuk obat-obatan seperti petidin,
candu, betametadol
3. Golongan
ke tiga menimbulkan ktgiahna contohnya
asetil dehidrokodeina, dekstroppoksifena, dan dehidrokodeina.
Zat
adiktif adalah zat atau obat-obatan bukan narkotika atau psikotropika yang jika
dikonsumsi akan bekerja pada sistem saraf pusat dan dapat mengaibatkan
ketagihan dan ketergantungsn. Zat adiktif meliputi alkohol, nikotin, kafein,
dan inhalan.
Zat
adiktif yang akan kita pelajari dibab ini adalah rokok dan minuman keras.
1. Rokok
Rokok terbuat dari daun
tembakau caca, cengkeh, kemenyan, saos untuk aroma tertentu, bahay dari rokok
ini kan menganggu paru-paru, janntung, dan akan mengakibatkan kematian.
a. Zat-zat
yang berbahaya ada pada rokok
1). Nikotin , nikotin
adalah zat utaama yan terdapat didalam daun tembakau. Zat ini sangat beracun ,
mudah diserap lewat kulit berwarna kuning agak pucatjika terkena cahaya dia kan
bwarna coklat. Meminum 3 tets nikotin
akan menyebabkan kematian. Nikotin berfungsi sebagai stimulan yang yang
mempercepat kegiatan didalam otak. Nikotin lebih aktif dibandingkan dengan
heroin.
2). Tar tembakau , Adalah
penyebab utama kanker paru
3). Karbon monoksida ,
karbon monoksida adalah gas yang sangat beracun dan berbahaya
b. prokok aktif dan
prokok pasif
prokok aktif adalah
orang yang mengisap rokok secara lansung. Adapun prokok pasif adlah orng yang
tdak merokok tetapi ikut mengisap asap rokok. Prokok pasif juga beresiko
mengidap penyakit paru-paru.
Akibat yang ditimbulkan
dari merokok adalah :
1. Denyut
jantung berlbihan
2. Pengaruh
pada sistem pernapasan
3. Pengaruh
pada sistem jantung
4. Pengaruh
pada sistem pencernaanpengaruh pada sistem reproduksi
5. Pengaruh
pada sistem saraf
Zat-zat
yang berbahaya yang terkandung didalam rokok adalah nikotin, tar, gas karbon
monoksida, dan bahan-bahan kimia lainnya yang bersifat karsinorgenik.
Menghindaarkan
diri dari pengaruh zat adiktif dan psikotropika diantaranya:
1. Proventif
(pencegahan)
2. Kuratif
pencegahan
a. Terapi
b. Detoksifikasi
c. Rehabilitas
Latihan
soal
1. Apa
yang diamksud dengan psikotropika
2. Bagaimana
cara kerja ekstasi didalam tubuh
3. Apa
saja danfak narkoba dan psikotropika
4. Apa
akibat daari merokok, jelaskan
TOPIK XIII ZAT ADITIF , ZAT ADIKTIF , DAN PSIKOTROPIKA
Zat
aditif atau zat tambahan makanan merupakan bahan yang ditambahkan kedalam
makanan , baik pada saat proses , mengolah dan mengemas atau menyimpan makanan.
Bahan tambahan pangan adala bahan yang ditambahkan kedalam amakanan untuk
mempengaruhi sifat atau bentuk pangan.
Fungsi zat aditif adalah sebagai pewarna, penyedap rasa dan aroma,
antioksidan, sekuestran ( zat pengikat logam) pemanis, pengsam, pengembang
adoanan, serta pengawet. Tujuan pemberian zat aditif makanan yaitu :
1. Untuk
mempertahankan nilai gizi makanan supaya tidsk rusak
2. Agar
makanan lebih menarik
3. Agar
mutu dan kesetabilan makanan tetap terjaga
4. Untuk
konsumsi sebagian orang tertentu yang memerlukan diet
5. Agar
makanan lebih tahan lama disimpan
Macam-macam
zat aditif:
1.
Zat
aditif alami
Zat aditif alami adalah merupakan zat tambahan
makanan yang diperoleh dari alam, tanpa sintesis atau dibuat terlebih dahulu
zat adtitf alami memiliki klemahan diantaranya yaitu tidak dapat dilakukan
secara banyak, kurang stabilkepekatannya, dan kurang tahan lama.
Berukut
contoh zat aditif alami yaitu:
a. Pewarna diantaranya Kunyit , wortel, daun suji
b. Pemanis
diantaraanya gula pasir, tebu gula aren, gula kelapa , madu
c. Pengawet
diantaranya garam dapur, bawang putih, sam cuka
d. Penyedap
diantaranya garam dapur, bawang putih, cabai merah,
e. Pemberi
aroma diantaranya daun jeruk, vanili, serai, daun pandan
f. Bahan
pengsaman diantaranya jeruk nipis, asam jawa,
dll
2.
Zat aditif buatan / sintetis
Zat
adetif sintetis adalah merupakkan zat aditif atau zat tambahan makanan yang diperoleh
melelui sintetis ( pembuatan), baik di lab atau di industri. Adapun kelemahan
zat aditif buata adalah dapat mneimbulkan resiko peyakit kanker atau bersifat
karsinogenik jika dikonsumsi secara
berlebihan.
a. Pewarna
b. Pemanis
Pemanis buatan yang
berbahaya yaitu
a. Sakarin
, 300 kali lipat dari manisnya gula
b. Aspartam,
200 kali lipat manisnya dari gula
c. Asesulfam,
200 kali lipat dari masisnya gula
d. Siklamat,
3o kali liat daari manisnya gula
e. Sarbitol
f. Dulsin
c. Pengawet
1. Natrium
benzoat , sebagai pengawet minuman ringan, kecap, margarin, saos, manisan buah
kalengan
2. Natrium
nitrit, pengawet ikan da daging kalengan
3. Asam
propionat, pengawet roti, keju, margarin dan mentega
4. Asam
sorbat, pengawet pada ragi, keju, roti sari buah dan acar.
d. Penyedap
e. Antioksidan
f. F.
Zat pengikat logam
g. Penambh
aroma
1. Etil
butirat : rasa buah nanas
2. Metil
butirat : rasa apel
3. Oktil
asetat : rasa jeruk
4. Amil
asetat : rasa pisang
5. Butil
asetat : rasa murbei
6. Etil
formiat : rasa buah rum
7. Propil
asetat : rasa buah pir
h. Pengatur
keasaman, asam asetat, asam sitrat, asam laktat, asam tatrat, natrium
bikarbonat, amonium bikarbonat.
Soal
latiahan
1. Zat
aditif adalah.....
2. Sebutkan
tujuan pemberian zat aditif..
3. Sebutkan
macam-macam zat aditif alami dan buatan..
4. Sebutkan
aroama buatan rasa buah
Buku
refrensi buku erlangga
Selamat
mengerjakan













