: "BIOTEKNOLOGI
Kelas XII Semester
2 Oleh : EVA YENANI
Standar KompetensiSiswa mampu memahami
prinsip-prinsip dasar bioteknologi serta implikasinya pada sains, lingkungan, teknologi
dan masyarakat.Kompetensi DasarMenjelaskan dan menganalisis peran bioteknologi
serta implikasi hasil-hasil bioteknologi pada salingtemas
IndikatorMenjelaskan arti, peran,
sifat-sifat organisme dalam prose bioteknologi.Menjelaskan perbedaan
bioteknologi tradisional dan modernMenjelaskan kemampuan proses-proses rekayasa
dalam memanipulasi sifat organisme.Menjelaskan manfaat dan bahaya bioteknologi
bagi kehidupan.Memberi contoh-contoh penerapan bioteknologi yang berpengaruh
pada pengembangan bahan pangan, sandang dan bidang medis.Memberi contoh dampak
bioteknologi pada perbaikan dan perusakan lingkungan.Merumuskan tindakan-tindakan
yang dilakukan untuk mencegah dampak negatif bioteknologi di masa yang akan
datang.Melakukan kegiatan implementasi bioteknologi.
PengertianBioteknologi berasal dari
istilah latin yaitu bio (hidup), teknos (teknologi = penerapan), dan logos
(ilmu). Jadi bioteknologi adalah ilmu yang menerapkan prinsip-prinsip biologi
atau pemanfaatan prinsip-prinsip dan kerekayasaan terhadap organisme, sistem atau
proses biologi untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi organisme maupun
menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia.ManfaatMeningkatkan
nilai bahan mentah dengan memanfaatkan kemampuan mikroorganisme atau
bagian-bagiannya seperti bakteri dan kapang. Selain itu juga bioteknologi
memanfaatkan sel tumbuhan dan hewan yang dibiakkan sebagai bahan dasar berbagai
proses industri.
ILMU-ILMUYANGDIGUNAKDALAMBIOTEKNOLOGI
MikrobiologiMerupakan cabang biologi yang mempelajari tentang mikroba atau
jasad renik. Pengetahuan sifat-sifat dan struktur mikroba mendukung kemajuan
bioteknologi. Misalnya, mikroba berupa bakteri dapat tumbuh pada kisaran suhu
tertentu. Oleh karenanya, bakteri dapat digolongkan sebagai psikrofil yang
tumbuh pada suhu 0°C hingga 30°C, mesofil yang tumbuh pada suhu 25°C hingga
40°C, dan termofil yang tumbuh pada suhu 50°C atau lebih. Pengetahuan mengenai
bakteri ini dapat digunakan saat membuat yoghurt. Yoghurt dibuat dari susu yang
difermentasi dengan menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus, pada suhu
40°C selama 2,5 jam sampai 3,5 jam.
ILMU-ILMUYANGDIGUNAKANDALAMBIOTEKNOLOGI
Biologi selMerupakan cabang biologi yang mempelajari sel. Pengetahuan mengenai
sifat-sifat dan struktur sel akan mendukung aplikasi bioteknologi. Pengetahuan
mengenai sifat protoplasma suatu sel yang dapat berfusi atau bergabung dengan
protoplasma sel lain pada spesies yang sama, bermanfaat bagi aplikasi fusi sel
di bidang pemuliaan tanaman
ILMU-ILMUYANGDIGUNAKANDALAMBIOTEKNOLOGI
GenetikaMerupakan cabang biologi yang mempelajari pewarisan sifat-sifat genetik
makhluk hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pemahaman mengenai
bentuk dan karakteristik materi pewaris sifat, yaitu DNA (gen) akan membantu
percepatan kemajuan bioteknologi. Penemuan tanaman tomat yang tidak mudah rusak
atau busuk, insulin manusia yang disintesis dari bakteri Escherichia coli, dan
lainnya, merupakan penerapan ilmu genetika dalam bioteknologi
ILMU-ILMUYANGDIGUNAKANDALAMBIOTEKNOLOGI
BiokimiaMerupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari makhluk hidup dari aspek
kimianya. Biokimia menganggap hidup adalah kimia, gejala hidup adalah gejala
kimia, dan proses-proses hidup diselenggarakan atas dasar reaksi dan peristiwa
kimia. Dengan biokimia maka ahli bioteknologi memperlakukan yang dapat
dipadukan dan direkayasaSelain mikrobiologi, biologi sel, dan biokimia,
ilmu-ilmu lain juga digunakan dalam bioteknologi. Contohnya virologi (ilmu
mengenai virus), teknologi pangan, biologi pertanian, biologi kedokteran, dan
biologi kehutanan
PERBEDAANBIOTEKNOLOGITRADISIONALDANMODERN
Bioteknologi tradisional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroba,
proses biokimia, dan proses genetik alami seperti mutasi dan rekombinasi
genetik. Penangkaran ternak dan tanaman panen, pembuatan alkohol, minuman
keras, dan minuman anggur telah dikenal masyarakat tradisionalBioteknologi
modern merupakan teknologi yang diterapkan untuk menghasilkan produk dalam
skala industri dengan menggunakan organisme, system, atau proses bioteknologi
(Pratiwi, dkk). Bioteknologi modern merupakan bioteknologi yang didasarkan pada
manipulasi atau rekayasa DNA, selain memanfaatkan dasar mikrobiologi dan
biokimia(Aryulina Diah,dkk).
APLIKASIBIOTEKNOLOGITRADISIONAL
Pangan.Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pangan misalnya (1)
tempe, dibuat dari kedelai dengan menggunakan jamur Rhizopus sp (2) oncom,
dibuat dari ampas kedelai dengan menggunakan jamur Neurospora sitophila (3)
tapai, dibuat dari ketela pohon dengan menggunakan khamir Saccharomyces
cereviceae dan (4) keju dan yoghurt, dibuat dari susu sapi dengan menggunakan
bakteri Lactobacilius.
APLIKASIBIOTEKNOLOGITRADISIONAL
Pertanian.Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pertanian,
misalnya (1) hidroponik, merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah
sebagai tempat menanam tanaman, (2) suatu tanaman jenis mustard alami yang
diseleksi oleh manusia menghasilkan tanaman kolabri, brokoli, kubis, kembang
kol.
APLIKASIBIOTEKNOLOGITRADISIONAL
PeternakanBeberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang peternakan
misalnya pada (1) domba ankon, yang merupakan domb a berkaki pendek dan
bengkok, sebagai hasil mutasi alami dan (2) sapi "Jersey" yang
diseleksi oleh manusia agar menghasilkan susu dengan kandungan krim lebih
banyak.
APLIKASIBIOTEKNOLOGITRADISIONAL
Kesehatan dan pengobatan.Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang
pengobatan, misalnya (1) antibiotik yang digunakan untuk pengobatan, diisolasi
dari bakteri dan jamur dan (2) vaksin, yang merupakan mikroorganisme atau
bagian mikroorganisme yang toksinnya telah dimatikan, bermanfaat untuk
meningkatkan imunitas
APLIKASIBIOTEKNOLOGIMODERN
Pangan.Beberapa bioteknologi modern pada bidang pangan, misalnya (1) buah tomat
hasil manipulasi genetik sehingga tahan lama, tidak cepat matang serta membusuk
dan (2) kentang yang telah mengalami mutasi genetik sehingga kadar pati kentang
meningkat 20% dari kentang biasa.Pada bidang pertanianmisalnya (1) tanaman
kedelai Tengger dan kedelai hijau Camar yang berumur pendek dengan
produktivitas tinggi, diperoleh dari radiasi seleksi biji-biji kedelai dan (2)
tanaman jagung dan kapas yang resisten terhadap serangan peny akit gen tertentu
(setelah gennya dimanipulasi)
Kesehatandanpengobatan.
Peternakan.Beberapa bioteknologi modern pada bidang peternakan misalnya (1)
pembelahan embrio secara fisik (splitting) mampu menghasilkan kembar identik
pada domba, sapi, babi, kuda (2) ternak unggul hasil manipulasi genetik,
contohnya unggul pada daging dan susunya.Kesehatan dan pengobatan.Beberapa
bioteknologi modern pada bidang kesehatan dan pengobatan antara lain: (1)
hormon pertumbuhan somatotropin yang dihasilkan oleh Escherichia coli dan (2)
manipulasi produksi vaksin dengan menggunakan E. coli agar lebih efisien
KEUNTUNGAN PENGGUNAAN MIKROORGANISME
DALAM BIOTEKNOLOGI
Reproduksinya sangat cepatMudah diperoleh dari lingkunganMemiliki sifat yang
tetapDapat menghasilkan berbagai produk yang dibutuhkan manusia, tidak
bergantung musim dan iklim
Contoh bioteknologi pengolahan bahan
pangan antara lain :
Oncom dapat dibuat dari ampas tahu, singkong, kelapa, atau kacang tanah, dengan
penambahan mikroorganisme berupa NeurosporaRoti dibuat dari biji-bijian
serealia dalam bentuk tepung dengan penambahan khamir Saccaromyces
cereviceae.Keju dibuat dari susu dengan penambahan bakteri asam laktat (
Lactobacillus dan Streptococcus)Yoghurt dibuat dari susu dengan penambahan
bakteri asam laktat (Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus
termophylus)Mentega dibuat dari bahn dasar susu dengan penambahan Sterptococcus
lactis dan Leuconostoc cremorisProtein Sel Tunggal merupakan makanan kaya
protein yang berasal dari mikroorganisme. Contoh mikroorganisme protein sel
tunggal yaitu jamur Fusarium graminearum yang mengandung protein 45% dan lemak
13% dan Chlorella yang mengandung protein 30 % sampai 60 %
Bioteknologidibidangkedokteran
Antibodi monoclonalMerupakan antibody yang diperoleh dari satu sumber tunggal
atau sel klona yang hanya mengenali satu antigen. Digunakan untuk pengobatan
kanker.Langkahnya :Menginjeksi antigen ke tubuh kelinci atau tikus
percobaanLimfanya dipisahkanDilakukan peleburan sel-sel limpa dengan sel
mieloma (sel kanker )1% sel limpa menghasilkan antibody dan 10%sel hibridoma
menghasilkan antibodySKEMA PEMBUATAN ANTIBODI MONKLONAL
Bioteknologidibidangkedokteran
Pembuatan insulinInsulin adalah protein yang bertugas mengontrol metabolisme
gula dalam tubuh manusia. Gen insulin adalah daerah dalam DNA yang memiliki
informasi untuk menghasilkan insulin. Penderita diabetes militus tubuhnya tidak
mampu memproduksi hormone ini sehingga mereka harus menerima suntikan insulin
setiap hari, oleh karena itu harus ada insulin dalam kadar yang tinggi,
penyediaan ini dilakukan dengan rekayasa genetikaSKEMA PEMBUATAN INSULIN
BIOTEKNOLOGIPERTANIAN
Kultur jaringan tumbuhanAdalah bentuk perbanyakan (propagasi) tumbuhan secara
vegetarif dengan memanipulasi jaringan somatik (jaringan tubuh) tumbuhan di
dalam kultur aseptik (bebas kuman) dengan lingkungan terkontrol. Dengan kultur
jaringan, tumbuhan utuh dapat dihasilkan dari bagian (potongan) akar, batang,
atau daun, yang disebut eksplan.TEKNIK KULTUR JARINGAN
BIOTEKNOLOGIREKAYASAGENETIKA
Rekayasa genetik atau DNA rekombinan atau pencangkokan gen (KLONING) adalah
suatu kumpulan teknik-teknik eksperimental yang memungkinkan peneliti untuk
mengisolasi, mengidentifikasi, dan melipatgandakan suatu fragmen DNA dalam
bentuk murninya.BEBERAPA CONTOH KLONING
DAMPAKNEGATIFBIOTEKNOLOGI
Alergi.Gen asing yang disisipkan pada organisme yang menjadi maknan manusia
dapat menyebabkan alergi terhadap individu tertentu, untuk menjegahnya perlu
dilakukan pengujian dalam jangka panjang, dan memberikan label pada produk yang
merupakan hasil dari rekayasa bioteknologi sehingga konsumen akan lebih waspadaHilangnya
plasma Nutfah.Penggunaan ranaman dan hewan yang bersifat unggul dari hasil
rekayasa genetik mengancam variasi dari mahluk hidup tersebut. Hal ini dapat
diatasi dengan melakukan pemeliharaan hewan dan tumbuhan di suatu situs
konservasi tertentu.Rusaknya ekosistemPenggunaan hasil rekayasa genetic dapat
menyebabkan organisme tertentu dalam ekosistem mati, contoh penggunaan Bt
mematikan hama dan larva kupu-kupu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih telah mengunjungi blog ini semoga bermanfaat